<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3596272705897806603</id><updated>2012-02-16T02:03:39.354-08:00</updated><title type='text'>MUHAMMADIYAH</title><subtitle type='html'>penggertian muhammadiyah</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3596272705897806603/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Denny trian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08092396376730610756</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-L6P2tm6PB-M/TWO6lV6e8TI/AAAAAAAAAAs/N__V7tUBeZY/s220/denny%2Btrian1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3596272705897806603.post-8626515870828078216</id><published>2010-11-25T04:14:00.000-08:00</published><updated>2010-11-25T04:14:39.515-08:00</updated><title type='text'>Nasyiatul 'Aisyiyah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_I8xOnFhBZBg/TO5TBp7py8I/AAAAAAAAAAc/0FtIGbBa-78/s1600/yjyjjt.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_I8xOnFhBZBg/TO5TBp7py8I/AAAAAAAAAAc/0FtIGbBa-78/s1600/yjyjjt.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="main-article-title"&gt;    &lt;h2 class="contentheading"&gt;      Nasyiatul 'Aisyiyah&amp;nbsp;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="buttonheading"&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berdirinya  Nasyi'atul Aisyiyah (NA) juga tidak bisa  dilepaskan kaitannya dengan  rentang sejarah Muhammadiyah sendiri yang  sangat memperhatikan  keberlangsungan kader penerus perjuangan.  Muhammadiyah dalam membangun  ummat memerlukan kader-kader yang tangguh  yang akan meneruskan estafet  perjuangan dari para pendahulu di  lingkungan Muhammadiyah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gagasan mendirikan NA  sebenarnya bermula dari ide  Somodirdjo, seorang guru Standart School  Muhammadiyah. Dalam usahanya  untuk memajukan Muhammadiyah, ia menekankan  bahwa perjuangan  Muhammadiyah akan sangat terdorong dengan adanya  peningkatan mutu ilmu  pengetahuan yang diajarkan kepada para muridnya,  baik dalam bidang  spiritual, intelektual, maupun jasmaninya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gagasan  Somodirdjo ini digulirkan dalam bentuk menambah  pelajaran praktek  kepada para muridnya, dan diwadahi dalam kegiatan  bersama. Dengan  bantuan Hadjid, seorang kepala guru agama di Standart  School  Muhammadiyah, maka pada tahun 1919 Somodirdjo berhasil mendirikan   perkumpulan yang anggotanya terdiri dari para remaja putra-putri siswa   Standart School Muhammadiyah. Perkumpulan tersebut diberi nama Siswa   Praja (SP). Tujuan dibentuknya Siswa Praja adalah menanamkan rasa   persatuan, memperbaiki akhlak, dan memperdalam agama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada awalnya, SP mempunyai ranting-ranting di sekolah   Muhammadiyah yang ada, yaitu di Suronatan, Karangkajen, Bausasran, dan   Kotagede. Seminggu sekali anggota SP Pusat memberi tuntunan ke   ranting-ranting. Setelah lima bulan berjalan, diadakan pemisahan antara   anggota laki-laki dan perempuan dalam SP. Kegiatan SP Wanita dipusatkan   di rumah Haji Irsyad (sekarang Musholla Aisyiyah Kauman). Kegiatan SP   Wanita adalah pengajian, berpidato, jama'ah subuh, membunyikan  kentongan  untuk membangunkan umat Islam Kauman agar menjalankan  kewajibannya  yaitu shalat shubuh, mengadakan peringatan hari-hari besar  Islam, dan  kegiatan keputrian.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perkembangan SP  cukup pesat.  Kegiatan-kegiatan yang dilakukannya mulai segmented dan  terklasifikasi  dengan baik. Kegiatan Thalabus Sa'adah diseleng-gerakan  untuk anak-anak  di atas umur 15 tahun. Aktivitas Tajmilul Akhlak  diadakan untuk  anak-anak berumur 10-15 tahun. Dirasatul Bannat  diselenggarakan dalam  bentuk pengajian sesudah Maghrib bagi anak-anak  kecil. Jam'iatul Athfal  dilaksanakan seminggu dua kali untuk anak-anak  yang berumut 7-10 tahun.  Sementara itu juga diselenggarakan tamasya ke  luar kota setiap satu  bulan sekali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kegiatan SP  Wanita merupakan  terobosan yang inovatif dalam melakukan emansipasi  wanita di tengah  kultur masyarakat feodal saat itu. Kultur patriarkhis  saat itu  benar-benar mendomestifikasi wanita dalam kegiatan-kegiatan  rumah  tangga. Para orang tua seringkali melarang anak perempuannya  keluar  rumah untuk aktifitas-aktifitas yang emansipatif. Namun dengan  munculnya  SP Wanita, kultur patriarkhis dan feodal tersebut bisa  didobrak.  Hadirnya SP Wanita sangat dirasakan manfaatnya, karena SP  Wanita  membekali wanita dan putri-putri Muhammadiyah dengan berbagai   pengetahuan dan ketrampilan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tahun 1923, SP   Wanita mulai diintegrasikan menjadi urusan Aisyiyah. Perkembangan   selanjutnya, yaitu pada tahun 1924, SP Wanita telah mampu mendirikan   Bustanul Athfal, yakni suatu gerakan untuk membina anak laki-laki dan   perempuan yang berumur 4-5 tahun. Pelajaran pokok yang diberikan adalah   dasar-dasar keislaman pada anak-anak. SP Wanita juga menerbitkan buku   nyanyian berbahasa Jawa dengan nama Pujian Siswa Praja. Pada tahun 1926,   kegiatan SP Wanita sudah menjangkau cabang-cabang di luar Yogyakarta.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tahun 1929, Konggres Muhammadiyah yang ke-18   memutuskan bahwa semua cabang Muhammadiyah diharuskan mendirikan SP   Wanita dengan sebutan Aisyiyah Urusan Siswa Praja. Pada tahun 1931 dalam   Konggres Muhammadiyah ke-20 di Yogyakarta diputuskan semua nama  gerakan  dalam Muhammadiyah harus memakai bahasa Arab atau bahasa  Indonesia,  karena cabang-cabang Muham-madiyah di luar Jawa sudah banyak  yang  didirikan (saat itu Muhammadiyah telah mempunyai cabang kurang  lebih 400  buah). Dengan adanya keputusan itu, maka nama Siswa Praja  Wanita  diganti menjadi Nasyi'atul Aisyiyah (NA) yang masih di bawah  koordinasi  Aisyiyah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tahun 1935 NA melaksanakan  kegiatan yang  semakin agresif menurut ukuran saat itu. Mereka  menga-dakan shalat  Jum'at bersama-sama, mengadakan tabligh ke berbagai  daerah, dan kursus  administrasi. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan  aktifitas yang tidak  wajar dilaksanakan oleh wanita pada saat itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada  Konggres Muhammadiyah ke-26 tahun 1938 di  Yogyakarta diputuskan bahwa  Simbol Padi menjadi simbol NA, yang  sekaligus juga menetapkan nyanyian  Simbol Padi sebagai Mars NA.  Perkembangan NA semakin pesat pada tahun  1939 dengan  diseleng-garakannya Taman Aisyiyah yang mengakomodasikan  potensi,  minat, dan bakat putri-putri NA untuk dikem-bangkan. Selain  itu, Taman  Aisyiyah juga menghimpun lagu-lagu yang dikarang oleh  komponis-komponis  Muhammadiyah dan dibukukan dengan diberi nama  Kumandang Nasyi'ah. &lt;/div&gt;&lt;strong&gt;Pada  masa sekitar revolusi,  percaturan politik dunia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;yang  mempengaruhi Indonesia membawa akibat yang besar  atas kehidupan  masyarakat. Organisasi NA mengalami kemacetan. NA hampir  tidak terdengar  lagi perannya di tengah-tengah masyarakat. Baru  setelah situasi  mengijinkan, tahun 1950, Muhammadiyah mengadakan  Muktamar untuk  mendinamisasikan gerak dan langkahnya. Muktamar tersebut  memutuskan  bahwa Aisyiyah ditingkatkan menjadi otonom. NA dijadikan  bagian yang  diistimewakan dalam Aisyiyah, sehingga terbentuk Pimpinan  Aisyiyah seksi  NA di seluruh level pimpinan Aisyiyah. Dengan demikian,  hal ini berarti  NA berhak mengadakan konferensi tersendiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada  Muktamar Muhammadiyah di Palembang tahun 1957,  dari Muktamar Aisyiyah  disampaikan sebuah prasaran untuk mengaktifkan  anggota NA yang pokok  isinya mengharapkan kepada Aisyiyah untuk memberi  hak otonom kepada NA.  Prasaran tersebut disampaikan oleh Baroroh.  Selanjutnya pada Muktamar  Muham-madiyah di Jakarta pada tahun 1962, NA  diberi kesempatan untuk  mengadakan musyawarah tersendiri. Kesempatan  ini dipergunakan  sebaik-baiknya oleh NA dengan menghasilkan rencana  kerja yang  tersistematis sebagai sebuah organisasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada  Sidang Tanwir Muhammadiyah tahun 1963 diputuskan  untuk memberi status  otonom kepada NA. Di bawah kepemimpinan Majelis  Bimbingan Pemuda, NA  yang saat itu diketuai oleh Siti Karimah mulai  mengadakan  persiapan-persiapan untuk mengadakan musyawarahnya yang  pertama di  Bandung. Dengan didahului mengadakan konferensi di Solo,  maka  berhasillah NA dengan munasnya pada tahun 1965 bersama-sama dengan   Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah di Bandung. Dalam Munas yang  pertama  kali, tampaklah wajah-wajah baru dari 33 daerah dan 166 cabang  dengan  penuh semangat, akhirnya dengan secara organisatoris NA berhasil   mendapatkan status yang baru sebagai organisasi otonom Muhammadiyah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3596272705897806603-8626515870828078216?l=denimuh1-muhammadiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/feeds/8626515870828078216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/2010/11/nasyiatul-aisyiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3596272705897806603/posts/default/8626515870828078216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3596272705897806603/posts/default/8626515870828078216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/2010/11/nasyiatul-aisyiyah.html' title='Nasyiatul &apos;Aisyiyah'/><author><name>Denny trian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08092396376730610756</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-L6P2tm6PB-M/TWO6lV6e8TI/AAAAAAAAAAs/N__V7tUBeZY/s220/denny%2Btrian1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_I8xOnFhBZBg/TO5TBp7py8I/AAAAAAAAAAc/0FtIGbBa-78/s72-c/yjyjjt.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3596272705897806603.post-9126966707653454154</id><published>2010-11-24T06:02:00.000-08:00</published><updated>2010-11-24T06:02:36.037-08:00</updated><title type='text'>HW</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TENTANG HW&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;(5W + 1 H)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Itu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Hizbul  Wathan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; (HW) yang artinya pembela tanah air, adalah nama gerakan  kepanduan dalam Muhammadiyah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Kepanduan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; adalah sistem pendidikan  luar keluarga dan sekolah yang membentuk dan membina watak anak, remaja &amp;amp; pemuda dengan metode menarik, menyenangkan dan menantang serta dilaksanakan di alam terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Gerakan  Kepanduan Hizbul Wathan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; adalah organisasi otonom di lingkungan  Muhammadiyah yg khusus dalam bidang kepanduan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Pandu  HW&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; adalah anggota Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial;"&gt;Siapakah yang Mendirikan Pandu  HW?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;HW didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan dengan nama semula “Padvinder Muhammadiyah” dan selang dua tahun diganti dengan nama “Hizbul Wathan”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial;"&gt;Mengapa Kepanduan HW didirikan  oleh KH. Ahmad Dahlan?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;KH. Ahmad Dahlan tertarik pada sistem pendidikan kepanduan karena menggunakan metode menarik, menyenangkan dan menantang dalam membentuk watak generasi muda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Beliau yakin, sistem  kepanduan ini dapat digunakan sebagai sarana pembentukan kader  Muihammadiyah dan Bangsa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Dengan metode kepanduan, anak, remaja dan pemuda dilatih untuk mampu menjadi warga masyarakat yg berguna, mandiri dan berakhlak mulia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial;"&gt;Mengapa HW Dibangkitkan Kembali?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Warga Muhammadiyah melihat bahwa dalam prakteknya, kebanyakan kegiatan Pramuka tidak seperti yang diharapkan sebagai satu kepanduan yang islami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Asas sukarela dalam  kepanduan telah berubah menjadi instruktif di Pramuka khususnya yg  berbasis sekolah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Beberapa prinsip kepanduan  telah meluntur, terutama dg intervensi birokrasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial;"&gt;Apa Beda HW Dahulu (Sebelum&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Pramuka) dan HW Baru (Setelah Kebangkitan)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Organisasi HW dahulu,  merupakan&lt;span&gt; &lt;/span&gt;majelis, sedangkan HW baru berstatus ortom di  lingkungan Muhammadiyah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Sistem pendidikannya tetap sama, tetapi metode dan teknik pelatihannya disesuaikan dg tuntutan perkembangan peserta didik masa kini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Demikian juga seragam dan  atribut yg dikenakan, diusahakan sesuai selera anak muda dan norma  agama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial;"&gt;Apa Perbedaan Antara Kepanduan  HW Baru Dengan Pramuka?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Pada dasarnya HW dan  Pramuka sebagai gerakan kepanduan adalah sama yg tujuannya sama-sama  mendidik anak bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Kepanduan HW lebih  menekankan kepada kepanduan islami, dengan menerapkan akidah islam dalam  setiap aspek kegiatan kepanduan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial;"&gt;Kapan HW Didirikan? Bagaimana  Perjalanan Selanjutnya?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;HW didirikan oleh KHA Dahlan tahun 1918 dengan nama Padvinder Muhammadiyah di Yogyakarta yg kemudian diganti dengan nama Hizbul Wathan (HW) pada tahun 1920, sehingga HW berkembang di seluruh nusantara .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Latihan rutin HW meliputi baris-berbaris, bermain tambur dan olahraga, kemudian ditambah dengan PPPK dan kerohanian. Banyak pemuda yang tertarik sehingga pengikut latihan semakin banyak. Hal itu sampai pada tahun 1942.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Selama pendudukan Jepang  dan perang kemerdekaan (1942 sd 1950), kepanduan HW terpaksa tidak  aktif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Th. 1950 Kepanduan HW  diaktifkan&lt;span&gt; &lt;/span&gt;kembali hingga tahun 1961. Th. 1961, dengan adanya Kepres No. 238 Th 1961, semua pandu-pandu di Indonesia melebur menjadi “PRAMUKA”&lt;span&gt; &lt;/span&gt;termasuk  juga HW.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Era reformasi telah  mengubah pandangan dari sentralisasi menjadi desentralisasi, Oleh karena  itu PP Muhammadiyah membangkitkan&lt;span&gt; &lt;/span&gt;kembali HW pada&lt;span&gt; &lt;/span&gt;18  November 1999.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Tahun 1999 dimulailah tahap sosialisasi HW kembali ke suluruh pimpinan-pimpinan Muhammadiyah baik di Tingkat Wilayah, Daerah, Cabang maupun Ranting.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Tahun 2005 bulan Desember diadakan Muktamar HW Pertama di Yogyakarta. Dengan semangat baru HW berhasil mensosialisasikan HW di seluruh Tanah Air  Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Sebagai contoh Jawa Tengah  dari 36 Kabupaten, 34 Kabupatennya sudah mempunyai Kwartir Daerah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial;"&gt;Dimana Organisasi HW?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Struktur organisasi Gerakan  Kepanduan HW&lt;span&gt; &lt;/span&gt;disejajarkan dg Persyarikatan Muhammadiyah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Tingkat Pusat disebut  Kwartir Pusat.&lt;br /&gt;Tingkat Wilayah disebut Kwartir Wilayah.&lt;br /&gt;Tingkat  Daerah disenbut Kwartir Daerah.&lt;br /&gt;Tingkat Cabang disebut Kwartir  Cabang.&lt;br /&gt;Tingkat Ranting disebut Qabilah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Qabilah merupakan pimpinan terdepan, yang langsung mengkoordinir satuan-satuan anak didik. Ranting dalam setiap cabang baik itu Athfat. Pengenal, Penghela dan Penuntun menjadi satu Qobilah, sehingga tingkatan-tingkatan tersebut mempunyai nama Qobilah yang sama (nama Qobilah tokoh-tokoh Pahlawan Islam)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3596272705897806603-9126966707653454154?l=denimuh1-muhammadiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/feeds/9126966707653454154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/2010/11/hw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3596272705897806603/posts/default/9126966707653454154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3596272705897806603/posts/default/9126966707653454154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/2010/11/hw.html' title='HW'/><author><name>Denny trian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08092396376730610756</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-L6P2tm6PB-M/TWO6lV6e8TI/AAAAAAAAAAs/N__V7tUBeZY/s220/denny%2Btrian1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3596272705897806603.post-4399475347833225282</id><published>2010-11-24T05:52:00.000-08:00</published><updated>2010-11-24T05:52:20.911-08:00</updated><title type='text'>IPM</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 13.3333px;"&gt;&lt;strong&gt;PENGERTIAN DAN FUNGSI  KEPRIBADIAN IPM&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Kepribadian IPM  adalah rumusan yang menggambarkan hakikat IPM, serta apa yang menjadi  dasar dan pedoman amal perjuangan IPM, serta karakter gerakan yang  dimilikinya. Kepribadian IPM ini berfungsi sebagai pedoman dan pegangan  bagi gerak IPM menuju cita-cita terwujudnya pelajar yang ilmu, berakhlak  mulia, dan terampil. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;strong&gt;MUATAN  KEPRIBADIAN IPM&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;1.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Definisi Ikatan Pelajar  Muhammadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM adalah  gerakan Islam amar makruf nahi munkar di kalangan pelajar yang ditujukan  kepada dua bidang, &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;pertama &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;perorangan dan &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;kedua &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;masyarakat.  Dakwah pada bidang pertama terbagi kepada dua golongan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;a.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Kepada yang telah Islam bersifat pembaharuan (&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;tajdid&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;) berdasarkan  pada nilai-nilai ajaran Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;b.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Kepada yang belum Islam, bersifat seruan dan ajakan untuk  mengikuti nilai-nilai ajaran Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Adapun dakwah  amar makruf nahi munkar kedua ialah kepada masyarakat, bersifat  perbaikan, bimbingan, dan peringatan. Kesemuanya itu dilaksanakan  bersama dengan bermusyawarah atas dasar takwa dan mengharap keridhaan  Allah semata. Dengan ini diharapkan dapat membentuk pelajar muslim yang  berilmu, berkahlak mulia, dan terampil sehingga terwujud masyarakat  Islam yang sebenar-benarnya di kalangan pelajar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;2.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Dasar dan Amal Perjuangan IPM&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Dalam  perjuangan melaksanakan usahanya menuju terwujudnya pelajar muslim yang  berilmu, berkahlak mulia, dan terampil sesuai dengan Al-Qur’an dan  As-Sunnah, maka IPM mendasarkan segala aspek dan amal perjuangannya atas  prinsip-prinsip berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;a.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM adalah gerakan Islam, dakwah amar makruf nahi munkar di  kalangan pelajar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;b.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM berperan aktif sebagai kader persyarikatan, umat, dan  bangsa dalam menunjang pembangunan manusia seutuhnya menuju terwujudnya  masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;c.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM sebagai gerakan pelajar yang membangun nalar keilmuan  dan respon terhadap perkembangan zaman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;d.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yaitu sebuah  organisasi yang diberi keleluasaan dalam mengelola rumah tangganya  sendiri tanpa campur tangan dan intervensi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;e.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM adalah organisasi independen yaitu organisasi mandiri  yang berada dalam bingkai kebebasan dan kemerdekaan untuk menentukan  sikap dalam berpihak (hanya) kepada kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;3.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Penjabaran  Dasar dan Amal Perjuangan IPM&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;a.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM Sebagai Gerakan Dakwah di Kalangan Pelajar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM memandang bahwa Islam adalah satu-satunya jalan yang  menyelamatkan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat. Ajaran Islam  bersifat universal dan jika dihayati, dan diaktualisasikan dengan tepat,  ajaran itu membawa daya ubah yang luar biasa dalam sejarah peradaban  manusia. Akan tetapi untuk menuju ke arah itu banyak instumentasi yang  harus dipenuhi dan diadakan, diantaranya adalah media dakwah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Dakwah Islam berfungsi sebagai mediator antara nilai-nilai  ajaran Islam dengan realitas kehidupan umat Islam yang dalam banyak  kesempatan terlalu jauh kesenjangannya, artinya umat Islam banyak yang  belum tersentuh atau terpanggil oleh nilai luhur ajaran agamanya. Pada  konteks ini dakwah sangat penting dan menentukan dalam kehidupan  beragama, dengan kata lain tanpa dakwah, Islam tidak akan berarti dan  bermakna dalam realitas kehidupan. IPM menegaskan dirinya sebagai  gerakan dakwah Islam untuk ambil bagian dalam proses reformasi atau  pembaharuan umat. Dakwah Islam IPM adalah dakwah amar makruf nahi munkar  yang dipahami sebagai proses; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;, pembebasan  manusia (liberasi) dari perilaku negatif dan kebiasaan buruk. dan &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;kedua&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;, pelibatan  manusia (emansipasi dan transformasi) secara aktif dalam pembangunan  kehidupan yang positif pada segala aspek. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Secara institusional, IPM adalah media para kadernya untuk  berdakwah. Sehingga dakwah IPM adalah dakwah yang memiliki; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;, subyek yaitu  kader-kader organisasi yang terdiri dari para pelajar muslim yang &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;concern &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;dan memiliki  komitmen perjuangan. Dan &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;kedua, &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;yaitu obyek,  yakni sasaran dakwah IPM yang terdiri atas komunitas pelajar dengan  pribadi-pribadi pelajar sebagai sasaran pokok. Dalam dakwah IPM,  landasan utamanya adalah semangat tauhid. Semangat tauhid artinya bahwa  misi perjuangan dakwah IPM adalah menegakkan nilai-nilai Islam seperti  yang telah diserukan oleh Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;b.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM Sebagai Gerakan Kader di Kalangan Pelajar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM adalah lembaga kaderisasi yang salah satu fungsinya  adalah melakukan proses penyiapan kader-kader untuk terlibat dalam  aktifitas kemanusiaan dan kemasyarakatan yang lebih luas dari lingkup  IPM. Dan satu pertimbangan yang tidak bisa dipungkiri IPM adalah bahwa  IPM merupakan organisasi otonom Muhammadiyah dan berfungsi menjaga  proses kaderisasi di Muhammadiyah. ltu artinya IPM sebagai lembaga  kaderisasi Muhammadiyah. Fungsi pertama dan fungsi kedua IPM sebagai  gerakan kader yang tersebut tadi secara sistematik dapat diurai sebagai  berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;1). Fungsi Kader Persyarikatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM merupakan  organisasi kader bagi Muhammadiyah maka IPM berfungsi sebagai lembaga  kaderisasi yang out-putnya adalah kader-kader persyarikatan baik sebagai  pimpinan maupun pemegang amal usaha di masa yang akan datang. Untuk itu  dalam melakukan fungsi tersebut yang perlu diperhatikan dalam proses  kaderisasinya adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;a.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Corak pengkaderan IPM adalah “Paradigma Kritis”, yaitu  kaderisasi yang menekankan pada aspek penanaman ideologi yang berbasis  pada ilmu. b. Pengembangan Paradigma kritis tersebut bermuara kepada  lahirnya trilogy pembaharuan IPM (jihad, ijtihad, dan mujahadah) yaitu  etos kerja, etos intelektual dan etos spiritual.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 90pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;2). Fungsi Kader Umat dan Bangsa &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Komitmen IPM  terhadap proses transformasi masyarakat, bangsa dan Negara terwujud dari  sumbangan IPM berupa kader-kader yang siap melakukan artikulasi  konstruktif dalam rangka pembaharuan dan pembangunan masyarakat, bangsa  dan negara. Untuk itu maka:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;a.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Corak rekruitmen kader IPM harus terbuka (inklusif)  terhadap berbagai latar belakang dan potensi pelajar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 90pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;b.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Dikembangkan pengkaderan-pengkaderan altenatif untuk  mengakomodir pluralitas kader dan mengalokasikan kader tersebut pada  posisi-posisi yang meluas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 90pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;c.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM Sebagai Gerakan Keilmuan di Kalangan Pelajar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Salah satu karakter pokok IPM untuk menegaskan  eksistensinya adalah karakter keilmuan. Corak keilmuan IPM tidak lepas  dari kristalisasi prinsip kritis transformative yang menjadi patron bagi  pelajar muhammadiyah dalam menaggapi realitas secara ilmiah. Karakter  keilmuan tersebut memiliki ciri pemikiran secara dialektis, yakni, &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;ilmuiman-  amal, iman-amal ilmu, amal-ilmu-iman &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;yang dipahami sebagai kesatuan  integral yang tidak dapat dipisahkan dan harus dimiliki oleh setiap  kader. Sehingga, gerakan keilmuan IPM tidak terjebak pada diskursus  keilmuan yang dibangun atas dasar nalar instrumental, serba-bebas,  serba-boleh (anarkisme), maupun perspektif keilmuan yang terpisah jauh  dari nilai-nilai ilahiyah/ketuhanan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Poinnya,  karakter keilmuan IPM mengharuskan kadernya untuk memiliki sifat-sifat  ilmu, yaitu: kritis (Q.S. Al Isra:36), terbuka menerima kebenaran dari  manapun datangnya (Q.S. Az-Zumar:18), serta senantiasa menggunakan daya  nalar ((Q.S. Yunus:10). Pokok pikiran tersebut sekaligus sebagai dasar  keilmuan IPM yang mencakup rumusan berikut: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;a.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Pandangan keilmuan IPM memandang pengetahuan sebagai  kesatuan hidup yang hanya dapat tercapai dengan sikap krtis dan terbuka  dengan menggunakan akal sehat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;b.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Pandangan keilmuan IPM mendasarkan akal sebagai kebutuhan  dasar hidup manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;c.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Pandangan keilmuan IPM memandang logika sebagai pendidikan  tertinggi bagi akal manusia yang hanya akan dicapai jika manusia  menyerah kepada petunjuk Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;D.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM Sebagai Organisasi Otonom Muhammadiyah di Kalangan  Pelajar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Eksistensi IPM sebagai gerakan dakwah dan kader adalah  untuk mendukung gerakan dakwah Muhammadiyah. Dengan kata lain IPM  menjadi bagian dalam dakwah Muhammadiyah dengan ruang lingkup yang lebih  terbatas, dalam hal ini IPM &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;concern &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;pada pelajar.  Sebagai tangan panjang Muhammadiyah dilingkungan pelajar, prinsipprinsip  gerakan IRM harus sama dengan prinsip-prinsip gerakan Muhammadiyah,  yaitu menegakkan dan menjunjung tinggi agama lslam demi terwujudnya  masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Pada sisi yang lain IPM adalah sebuah organisasi yang  otonom artinya terpisah secara kelembagaan dengan Muhammadiyah. Sebagai  organisasi otonom, IPM memiliki hak dan kewajiban untuk mengelola rumah  tangganya sendiri dalam binaan Muhammadiyah. Untuk memadukan antara  realitas primordial IPM yaitu sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari  dakwah Muhammadiyah dan IPM sebagai organisasi otonom Muhammadiyah,  maka dapat rumuskan pemahaman sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;1). IPM selama  menjadi organisasi otonom Muhammadiyah berkewajiban untuk menjalankan  misi dakwah Muhammadiyah dikalangan pelajar dan. Remaja &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Tanfidz  Muktamar XVI IRM&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;2). Sifat  otonom IPM atas Muhammadiyah dapat dipahami sebagai sifat kemandirian  dalam bersikap, bertindak, dan mengambil kebijakan selama hal-hal  tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar ikatan dan  persyarikatan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;E.&lt;span ;="" new="New" roman=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;IPM Sebagai Organisasi Independen di Kalangan Pelajar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Manusia dilahirkan di muka bumi ini dengan membawa sifat  dasar merdeka/bebas. Kemerdekaan atau kebebasan manusia tersebut  merupakan modal untuk mencapai kemuliaan dan derajat tertinggi sebagai  manusia. Kemerdekaan/kebebasan berarti manusia terbebas dan  faktor-faktor dan pengaruh-pengaruh di luar dirinya yang menyebabkan dia  tidak leluasa untuk menentukan keberpihakanya kepada sesuatu yang  diyakininya sebagai kebenaran. Sehingga dapat dinyatakan bahwa sifat  kemandirian IPM berada dalam frame kebebasan dan kemerdekaan untuk  menentukan sikap dalam berpihak (hanya) kepada kebenaran. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Kemandirian IPM secara organisatoris berimplikasi kepada  sikap percaya diri untuk bebas melakukan kebijakan dan aktifitas apa  saja yang dapat menghantarkan kepada cita-cita dan tujuan perjuangan.  Dengan mempertimbangkan pandangan tersebut maka:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;1). IPM bukan organisasi yang menjadi bawahan organisasi  manapun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;2). IPM bebas melakukan interaksi dan kerja sama dengan  organisasi, lembaga, instansi dan institusi manapun dengan sebuah  komitmen yaitu kerjasama dan interaksi yang saling membangun dan  menguntungkan. Dan IPM menolak tegas komitmen yang bertujuan merusak  prinsip-prinsip dasar Ikatan dan membawa IRM kepada aliansi yang  bersifat organisatoris yang permanen sehingga dapat mengikat gerakan IPM  secara kelembagaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;3).  Interaksi dan kerjasama organisatoris yang di bangun IRM dengan  organisasi, lembaga, institusi dan instasi manapun tidak mengurangi  kritisisme IPM, karena watak perjuangan IRM berkaitan dengan pola-pola  hubungan eksternal adalah kritis, konstruktif, dan korektif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_I8xOnFhBZBg/TO0YO6uCt3I/AAAAAAAAAAY/IpePfXJC4PI/s1600/depan.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_I8xOnFhBZBg/TO0YO6uCt3I/AAAAAAAAAAY/IpePfXJC4PI/s320/depan.gif" width="183" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3596272705897806603-4399475347833225282?l=denimuh1-muhammadiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/feeds/4399475347833225282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/2010/11/ipm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3596272705897806603/posts/default/4399475347833225282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3596272705897806603/posts/default/4399475347833225282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/2010/11/ipm.html' title='IPM'/><author><name>Denny trian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08092396376730610756</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-L6P2tm6PB-M/TWO6lV6e8TI/AAAAAAAAAAs/N__V7tUBeZY/s220/denny%2Btrian1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_I8xOnFhBZBg/TO0YO6uCt3I/AAAAAAAAAAY/IpePfXJC4PI/s72-c/depan.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3596272705897806603.post-3986197753231533695</id><published>2010-11-24T05:03:00.000-08:00</published><updated>2010-11-24T05:03:12.158-08:00</updated><title type='text'>Apa Muhmmadiah itu..???</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; Apa itu muhammadiyah????.... &lt;/h3&gt;&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Lc-q9K__t54/ScnYaqY6ynI/AAAAAAAAABk/f5r1HLT1DmQ/s1600-h/muhammadiyah.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317018787654584946" src="http://4.bp.blogspot.com/_Lc-q9K__t54/ScnYaqY6ynI/AAAAAAAAABk/f5r1HLT1DmQ/s320/muhammadiyah.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 184px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 180px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Muhammadiyah&lt;/b&gt;  adalah sebuah organisasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; yang besar di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;.  Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad" title="Muhammad"&gt;Muhammad&lt;/a&gt;  s.a.w.&lt;br /&gt;Tujuan utama Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_menyimpang" title="Perilaku menyimpang"&gt;penyimpangan&lt;/a&gt; yang terjadi dalam proses dakwah.  Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan  kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi.&lt;br /&gt;Gerakan  Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan  masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran Islam bukan  sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan  berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya.  Akan tetapi, ia juga menampilkan kecenderungan untuk melakukan perbuatan  yang ekstrem.&lt;br /&gt;Dalam pembentukannya, Muhammadiayah banyak  merefleksikan kepada perintah-perintah &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Al_Quran" title="Al Quran"&gt;Al Quran&lt;/a&gt;, diantaranya surat &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ali_Imran" title="Ali Imran"&gt;Ali Imran&lt;/a&gt; &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ayat_104&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Ayat 104 (halaman belum tersedia)"&gt;ayat 104&lt;/a&gt; yang  berbunyi: &lt;i&gt;Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang  menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari  yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung&lt;/i&gt;. Ayat tersebut,  menurut para tokoh Muhammadiyah, mengandung isyarat untuk bergeraknya  umat dalam menjalankan dakwah Islam secara teorganisasi, umat yang  bergerak, yang juga mengandung penegasan tentang hidup berorganisasi.  Maka dalam butir ke-6 Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah dinyatakan,  &lt;i&gt;melancarkan amal-usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi&lt;/i&gt;,  yang mengandung makna pentingnya organisasi sebagai alat gerakan yang  niscaya.&lt;br /&gt;Sebagai dampak positif dari organisasi ini, kini telah  banyak berdiri rumah sakit, panti asuhan, dan tempat pendidikan di  seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;h2 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Sejarah Muhammadiyah  di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan situs resmi Muhammadiyah, &lt;strong class="selflink"&gt;Muhammadiyah&lt;/strong&gt;  didirikan oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ahmad_Dahlan" title="Ahmad Dahlan"&gt;K.H. Ahmad Dahlan&lt;/a&gt; di Kampung Kauman &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta" title="Yogyakarta"&gt;Yogyakarta&lt;/a&gt; pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H/&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/18_November" title="18 November"&gt;18  November&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1912" title="1912"&gt;1912&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Persyarikatan Muhammadiyah didirikan untuk mendukung usaha KH Ahmad  Dahlan untuk memurnikan ajaran Islam yang dianggap banyak dipengaruhi  hal-hal mistik. Kegiatan ini pada awalnya juga memiliki basis &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dakwah" title="Dakwah"&gt;dakwah&lt;/a&gt;  untuk wanita dan kaum muda berupa pengajian Sidratul Muntaha. Selain itu  peran dalam pendidikan diwujudkan dalam pendirian sekolah dasar dan  sekolah lanjutan, yang dikenal sebagai Hooge School Muhammadiyah dan  selanjutnya berganti nama menjadi Kweek School Muhammadiyah.&lt;br /&gt;Terdapat pula organisasi khusus wanita bernama Aisyiyah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3596272705897806603-3986197753231533695?l=denimuh1-muhammadiah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/feeds/3986197753231533695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/2010/11/apa-muhmmadiah-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3596272705897806603/posts/default/3986197753231533695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3596272705897806603/posts/default/3986197753231533695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://denimuh1-muhammadiah.blogspot.com/2010/11/apa-muhmmadiah-itu.html' title='Apa Muhmmadiah itu..???'/><author><name>Denny trian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08092396376730610756</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-L6P2tm6PB-M/TWO6lV6e8TI/AAAAAAAAAAs/N__V7tUBeZY/s220/denny%2Btrian1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Lc-q9K__t54/ScnYaqY6ynI/AAAAAAAAABk/f5r1HLT1DmQ/s72-c/muhammadiyah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
